Serba-Serbi Muzak

Anda tentu pernah berada dalam sebuah pusat perbelanjaan yang mengumandangkan musik. Itulah yang disebut dengan muzak. Musik latar yang sering kita dengarkan dalam mall, swalayan, atau restoran ini tidak hanya bertujuan sebagai pemanis suasana saja tetapi juga memiliki tujuan yang lain. Nah, berikut empat tujuan muzak.

Pengendali Tingkah Laku

Sudah menjadi rahasia umum bila pagi adalah waktu paling semangat sekaligus sibuk dibanding siang atau sore.  Untuk mengurangi ketegangan di pagi hari, tempat-tempat perbelanjaan biasanya memutar lagu bertempo lambat. Sebaliknya, menjelang sore, tempat-tempat tersebut memutar lagu yang bertempo cepat agar pengunjung bersemangat lagi.

Meningkatkan Kinerja Pegawai

Tidak salah jika di beberapa kantor tedapat lagu pengiring ketika jam kerja. Tujuannya hanya satu yaitu meningkatkan kinerja pegawai. Apalagi jam kantor yang panjang mulai jam 9 hingga jam 5 tentu membuat kepayahan tersendiri bagi pegawainya. Untuk menghindari hal tersebut, muzak dibutuhkan. Sama halnya dengan poin di atas, lagu-lagu bertempo lambat lebih banyak diputar pada pagi dan siang hari sedangkan lagu bertempo cepat diputar menjelang sore.

Meningkatkan Produktivitas

Berkaitan dengan poin di atas, jika kinerja pegawai meningkat, maka meningkat pula produktivitas sebuah kantor atau perusahaan. Beberapa penelitian tentang pengaruh muzak pada dunia bisnis menunjukkan bahwa rata-rata terdapat 5%-10% peningkatan produk dibanding perusahaan yang tidak memiliki muzak.

Meningkatkan Penjualan

Mari kita ambil pengaruh muzak pada swalayan dan restoran. Pada kebanyakan swalayan atau pusat perbelanjaan musik bertempo lambat lebih sering diputar. Hal ini dikarenakan musik bertempo lambat dapat mempengaruhi pembeli untuk berjalan lebih lambat dari biasanya. Dengan begitu, mereka akan melihat lebih lama dan akhirnya membeli lebih banyak. Sebaliknya, restoran atau tempat makan sering memutar lagu bertempo cepat agar pengunjung makan lebih cepat. Jika pengunjung makan lebih cepat maka restoran dapat meraup pelanggan lebih banyak terutama pada jam makan siang.

Bagi Anda yang ingin memulai usaha baru, missal membuka tempat makan, swalayan, toko buku, atau toko pakaian, coba koleksi beberapa jenis lagu yang berirama lambat dan cepat. Manfaatkan lagu-lagu tersebut dalam usaha Anda. Lebih menarik lagi bila Anda sendiri yang membawakan lagunya.

Tinggalkan Komentar Anda