Hindari Penyakit yang Muncul Akibat Terlalu Banyak Duduk

Dunia modern di segala bidang mengakibatkan banyak pekerjaan yang dilakukan sambil duduk. Umumnya manusia modern sekarang melakukan aktivitas dengan duduk. Itu disebabkan karena kemajuan teknologi yang semakin pesat.

duduk-penyakitMisalnya perkembangan komputer dan berbagai peralatannya juga memaksa orang untuk bekerja sambil duduk. Bahkan untuk berkomunikasi dengan kolega sekitar, seseorang tak perlu lagi menggerakkan kaki. Cukup duduk di depan komputer, membuka situs berjenis social network, semua kawan-kawan sudah terhubung. Untuk berkomunikasi pun demikian, kebanyakan dilakukan sambil duduk saja. Bahkan untuk berbelanja juga dilakukan sambil duduk karena dilakukan secara online (belanja online).

Apa dampaknya bagi kesehatan? Jelas dampaknya nyata berpengaruh bagi kesehatan manusia. Menurut berbagai laporan terakhir, justru kebanyakan kematian bukan diakibatkan oleh penyakit menular, melainkan karena gaya hidup yang kurang gerak pada tubuh seseorang. Seseorang lebih banyak duduk untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Bahkan ada yang menyatakan kalau terlalu banyak duduk justru lebih mematikan daripada bahaya merokok sekalipun. Akibat kebiasaan yang nggak sehat dan bagian-bagian tubuh yang tidak banyak melakukan gerakan justru potensial mendatangkan beragam penyakit. Kekurangan aktivitas fisik ini disinyalir bahkan sebagai pembunuh nomer satu saat ini.

Dari berbagai penelitian bahkan dapat dibuktikan bahwa gaya hidup tidak sehat akan mendatangkan penyakit seperti kanker, diabetes, stroke, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Semua penyakit itu sudah disadari merupakan penyebab kematian paling akut di dunia saat ini. Bahkan menurut penelitian yang dituangkan dalam Jurnal The Lancet, akibat kekurangan aktivitas fisik alias terlalu banyak beraktivitas dengan duduk justru jauh lebih berbahaya daripada dampak buruk merokok sekalipun. Ya mengerikan kan …. So jika saat ini Anda sedang duduk, coba saja berdiri dan berjalan-jalan paling nggak lima menit. Dan biasakan demikian agar tubuh tetap terjaga keseimbangan dan normal.

Pada 2008 peneliti dari Harvard Medical School menyatakan kalau data kematian global diakibatkan karena kondisi kesehatan terkait dengan aktivitas fisik yang rendah, gerakan tubuh yang minim. Akibatnya muncul penyakit diabetes, jantung, kanker dan lainnya. Mereka menyatakan ada sekitar 6-10 persen penyakit ini akibat kurangnya seseorang melakukan gerakan paling tidak sekitar 150 menit dalam seminggu. Bahkan hal ini telah menyebabkan sekitar 5,3 juta kasus kematian. Artinya lebih tinggi daripada merokok yang menyebabkan 5 juta kematian.

Setelah membaca informasi ini ada baiknya Anda mulai menyadari posisi pekerjaan sehari-hari Anda sekarang. Apakah pekerjaan Anda menuntut untuk duduk lebih lama? Apa yang sudah Anda lakukan untuk mengantisipasi berbagai penyakit di atas?

Langkah minimal yang setidaknya sudah Anda ambil saat ini adalah melakukan keseimbangan gerakan. Lakukan jalan-jalan secukupnya di tengah-tengah pekerjaan Anda agar aktivitas tubuh Anda tetap bisa normal. Langkah-langkah kecil seperti ini justru akan mendatangkan manfaat besar karena tubuh terhindar dari penyakit berbahaya.

Tinggalkan Komentar Anda