Arti dan Asal Usul Nama-Nama Hari dan Bulan

Setiap hari kita menyebut nama hari, hari apa? Juga nama bulan, menikah bulan apa? Nyaris tak pernah kita tidak menyebut sekalipun nama hari. Kadang-kadang menyebut dalam bahasa Jawa, bahasa Arab, bahasa Inggris dan juga bahasa Indonesia.

Konon kita ini memperoleh nama-nama hari bukan dari Bangsa Romawi, tapi dari Bangasa Anglo-Saxon. Mereka menamai sebagian besar dari hari-hari menurut nama dewa-dewa mereka. Sebagian besar dari hari-hari menurut nama dewa-dewa kurang lebih sama dengan dewa-dewa Bangsa Romawi.

Nah sekarang tahu nggak sih makna-makna dan asal-usul nama-nama hari dan bulan dalam berbagai bahasa? Dari beragam informasi dari internet, diketahui begini makna-makna hari dan bulan sebagai berikut:

Nama Hari

  1. Hari Matahari menjadi ‘Sunnandaeg’, atau Sunday (Minggu). Sunday = Sun’s day = Hari penyembahan dewa matahari.
  2. Hari Bulan dinamakan ‘Monandaeg’, atau Monday (Senin). Monday = Moon’s day = Hari penyembahan dewi bulan.
  3. Hari Mars menjadi hari Tiw,yaitu dewa perang mereka. Ini menjadi ‘Tiwesdaeg’, atau Tuesday (Selasa). Tuesday = Tiw’s day = Hari penyembahan dewa tiw, atau tiwes, atau teves.
  4. Bukannya nama Merkurius, nama Dewa Woden diberikan menjadi Wednesday (Rabu). Wednesday = Woden’s day = Hari penyembahan dewa woden, atau wooden. woden = oden atau odin (dewa kayu/tumbuhan).
  5. Hari Romawi Yupiter, dewa guntur, menjadi hari guntur Dewa Thor, dan ini menjadi Thursday (Kamis). Thursday = Thor’s day = Hari penyembahan dewa thor.
  6. Hari berikutnya dinamakan Frigg, istri Dewa Odin, dan oleh karena itu kita mempunyai Friday (Jumat). Friday = Friy’s day = Hari penyembahan dewa friyy, atau frigg, atau frigid.
  7. Hari Saturnus menjadi ‘Saeterbsdaeg’, terjemahan dari bahasa Romawi, dan kemudian menjadi Saturday (Sabtu). Saturday = Saturn’s day = Hari penyembahan dewa saturnus.

Penamaan Hari dalam Bahasa Indonesia

  1. Minggu = Domingo, Portugis = hari minggu/pekan (satuan waktu 7 hari)
  2. Senin = Itsnain ( إثنين ) Arab = Dua, atau hari ke-2
  3. Selasa = Tsalasa ( ثُّلَاثاء ) Arab = Tiga, atau hari ke-3
  4. Rabu = Arba’a ( أَرْبعاء ) Arab = Empat, atau hari ke-4
  5. Kamis = Khamis ( خَمِيس ) Arab = Lima, atau hari ke-5
  6. Jum’at = Jum’at ( جُمْعَة ) Arab = berjama’ah, atau hari berjama’ah di masjid
  7. Sabtu = Sabtu ( سَّبْت ) Arab = hari Sabat, hari ibadah umat Nabi, Yusuf, Ayyub, Musa, Harun, Dawud, Sulaiman, Ilyas, Ilyasa, Zakariya, Yahya, ‘Isa AS Para Nabi keturunan Bani Isra’il.

Di antara masa keruntuhan Majapahit dan Penjajahan negara-negara eropa, mayoritas bangsa kita memakai kata Ahad ( أحد ) arti: satu, untuk penamaan hari pertama. Nama hari Ahad masih digunakan dalam banyak tulisan (surat dan buku) sampai dengan awal-awal abad ke-19.

Penamaan Bulan dalam Kalender Masehi/Gregorian

  1. January = Janus (ianuarius) = dewa pintu gerbang.
  2. February = Februum = pensucian, pagan romawi kuno merayakan ritual februa di bulan ini.
  3. March = Mars, atau martius = dewa perang. April = Aphrilis, atau Aphrodite atau Aphros = venus.atau:
  4. April = Apreire = buka, musim tanam-tanaman mulai berbunga.
  5. May = Maia Maiestas = putri tertua dan tercantik dari dewa atlas.
  6. June = Juno (romawi) = hera (yunani), putri dari saturnus, istri jupiter, ibu dari mars, minerva and vulcan.
  7. July = Julius Caesar = penguasa kekaisaran roma pertama (50 BC – 44 BC). Sebelumnya bulan ini dinamakan Quintilis = 5, atau bulan ke-lima.
  8. August = Agustus = penguasa kekaisaran roma ke-dua (42 BC – 14 AD). Sebelumnya bulan ini dinamakan Sextilis = 6, atau bulan ke-enam.
  9. September = Septem, = 7, atau bulan ke tujuh.
  10. October = Octo, atau octa = 8, atau bulan ke delapan.
  11. November = Novem, Novemus = 9, atau bulan ke sembilan.
  12. December = Decem, Decimus = 10, atau bulan ke sepuluh.

Penamaan Bulan dalam Kalender Hijriah

  1. Muḥarram (محرّم) = Haram > haram berperang.
  2. Safar (صفر ) = Perjalanan > musim para kabilah berdagang keluar daerah.
  3. Rabi’ al-awwal (ربيع الأول) = awal Musim Semi.
  4. Rabi’ al-akhir (ربيع الآخر) = akhir Musim Semi.
  5. Jumada al-awal (جمادى الاول) = awal Musim Kering/mati (tumbuhan).
  6. Jumada al-akhir (جمادى الآخر) = akhir Musim kering/mati (tumbuhan).
  7. Rajab (رجب) = Menghormati > persiapan bekal (fisik & mental) menuju Ramadhan.
  8. Sya’ban (شعبان) = Berpencar > berpencar mencari mata air.
  9. Ramadhan (رمضان) = bulan diturunkan-NYA ayat-ayat al-Qur’an.
  10. Syawal (شوّال) = Membawa > musim hewan berkembang biak (betina membawa isi).
  11. Dzu al-Qa’idah (ذو القعدة) = pemilik sikap duduk/tidak berdiri > masa tenang, tidak berperang.
  12. Dzu al-Hijjah (ذو الحجة) = pemilik masa Hajj/Haji > musim Haji.

Sumber: Kaskus

http://www.kaskus.co.id/thread/5117fd9ae774b48a4d000001

Tinggalkan Komentar Anda